Biografi dan Sampel Jaringan Otak Albert Einstein

Diposkan oleh Irvan Noor Hasim on Selasa, 03 April 2012

Siapa yang tak mengenal Albert Einstein. Pasti semua sahabat Fano sudah mengenal siapa beliau. Apakah ada yang belum mengenalnya? :D wah, kini saatnya Anda harus mengenalnya ^^. Fano akan menceritakan sedikit Bografi Beliau :).

     Albert Einstein (lahir di Ulm, Kerajaan Württemberg, Kerajaan Jerman, 14 Maret 1879 – meninggal di Princeton, New Jersey, Amerika Serikat, 18 April 1955 pada umur 76 tahun) adalah seorang ilmuwan fisika teoretis yang dipandang luas sebagai ilmuwan terbesar dalam abad ke-20. Dia mengemukakan teori relativitas dan juga banyak menyumbang bagi pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistika, dan kosmologi. Dia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika pada tahun 1921 untuk penjelasannya tentang efek fotolistrik dan "pengabdiannya bagi Fisika Teoretis".

    Setelah teori relativitas umum dirumuskan, Einstein menjadi terkenal ke seluruh dunia, pencapaian yang tidak biasa bagi seorang ilmuwan. Di masa tuanya, keterkenalannya melampaui ketenaran semua ilmuwan dalam sejarah, dan dalam budaya populer, kata Einstein dianggap bersinonim dengan kecerdasan atau bahkan genius. Wajahnya merupakan salah satu yang paling dikenal di seluruh dunia. Siapa yang mau lihat wajahnya? ^-^. Ini Fano punya sedikit foto Beliau :D dari yang muda yah hehe ^_^v. klik saja dibawah ini untuk melihat :).

->

Albert Einstein Tahun 1905

Albert Einstein Tahun 1921

Albert Einstein Tahun 1947 foto oleh Oren J. Turner
Albert Einstein Tahun 1951 (saat ulang tahun ke 72, diambil oleh Arthur Sasse, photographer)


Bagaimana wajah beliau? kalau saya sendiri suka foto ketika Beliau ulang tahun ^^V. Untuk melihat biografinya yang lengkap ketika masa mudanya & sepak terjang Beliau bisa dilihat di sini (Wikipedia bahasa Indonesia) atau (Wikipedia bahasa English) klik linknya saja :).

Oke sahabat Fano, sesuai dengan judul dari artikel ini, saya akan tampilkan beberapa foto Sampel Jaringan Otak Albert Einstein. Mungkin terasa unik bila kita telisik otak dari Albert Einstein seorang ilmuan ini. Sebagai informasi tambahan Sampel Jaringan Otak Albert Einstein ini terdapat di Yayasan Welcome.
Yayasan Wellcome memamerkan potongan lapisan otak Albert Einstein di pameran berjudul "Brains" di Wellcome Collection di London dari 29 Maret-17 Juni. Selain lapisan otak Einstein, acara ini juga memamerkan tengkorak usia 3000 tahun, otak yang sudah menjalani proses pengawetan ala mumi Mesir kuno dan otak-otak dalam toples. Disini saya hanya melihatkan sedikit apa isi dari pameran tersebut dan pula tak luput dengan sampel yang sudah saya janjikan di judul tersebut, maafnya ^^V

Baik dari pada banyak cerita, mungkin pula Anda bosan dengan ocehan saya, mari langsung saja kita melihatnya ^^V klik saja dibawah ini :)

->
Spesimen otak fisikawan peraih Nobel Albert Einstein terlihat dari kaca preparat pada pameran Wellcome Collection di London, 27 Maret 2012. REUTERS/Chris Helgren

Spesimen otak fisikawan peraih Nobel Albert Einstein terlihat dari kaca preparat pada pameran Wellcome Collection di London, 27 Maret 2012. (Photo by Dan Kitwood/Getty
Pembuluh darah di otak digambarkan lewat sebuah model dari resin. (Photo by Dan Kitwood/Getty Images)

Karya seni kristal yang dibentuk oleh sinar laser milik Katherine Dowson menggambarkan pembentukan memori dalam otak.. REUTERS/Chris Helgren (BRITAIN - Tag; SCIENCE TECHNOLOGY SOCIETY HEALTH)

Model anatomi kepala manusia. REUTERS/Chris Helgren (BRITAIN - Tags; SCIENCE TECHNOLOGY SOCIETY HEALTH)

Otak dari orang yang sakit di pameran Wellcome Collection di London 27 Maret 2012. REUTERS_Chris Helgren (BRITAIN_Tags; SCIENCE TECHNOLOGY SOCIETY HEALTH)

Alhamdulillah akhirnya selesai juga. Kalau sahabat Fano mau melihat lebih banyak lagi foto dari pameran itu, komentar saja ^_^. Sekian semoga artikel Fano bermanfaat untuk Anda :).

(: Irvan Noor Hasim - Smiles to you all as always :)

GET UPDATE VIA EMAIL

Follow us!

Artikel Terkait:

0 Comments
Komentar

{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar